Manis, Asam, Crunchy: Terapi Mood Booster Instan Sour Sally Citraland di Tengah Deadline Kuliah.

 

Halo para pecinta dessert dan teman-teman seperjuangan UNTAR! Aku Evelyne, dan kali ini aku mau ajak kalian melarikan diri sejenak dari belitan tugas kuliah semester 5 yang rasanya nggak ada habisnya. Jujur, semester ini adalah titik di mana energi terasa terkuras habis. Tugas paper yang menuntut analisis mendalam, revisi proposal yang bolak-balik, meeting kelompok yang tiba-tiba harus re-schedule karena jadwal dosen yang padat—semuanya sukses bikin kepala berasap. Terutama setelah seharian berkutat dengan case study Etika Bisnis tentang dilema moral perusahaan dan project besar Manajemen Pemasaran tentang analisis consumer behavior yang detailnya nggak ketulungan. Aku yakin banyak dari kita yang merasa nggak bisa produktif kalau mood lagi di bawah nol dan pikiran sudah stuck. Dalam kondisi seperti ini, aku punya terapi mood booster instan yang sudah teruji dan terpercaya, yang selalu berhasil mengembalikan semangat dari titik terendah: menikmati frozen yogurt di Sour Sally Mall Citraland.

Sebagai mahasiswa UNTAR yang hari-harinya dihabiskan di area Grogol, mall Citraland itu sudah jadi destinasi penyelamat instan. Nggak terlalu jauh, aksesnya mudah, dan cukup lengkap buat sekadar cari makan atau cuci mata tanpa perlu berjibaku dengan macet Jakarta Barat yang legendaris. Dan kalau sudah sampai di sana, ada satu booth yang selalu memanggil-manggil: Sour Sally. Tempat ini sudah jadi semacam 'oasis' dingin di tengah padatnya hari. Bukan sekadar es krim biasa, frozen yogurt mereka—dengan janji rasa asam manis yang menyegarkan—adalah kunci untuk menyeimbangkan mood yang sedang chaos. Aku selalu kagum dengan konsistensi rasa asam tangy dari frozen yogurt mereka, khususnya Black Sakura yang ikonik. Rasa asam fresh inilah yang jadi pembeda. Banyak froyo lain di pasaran sudah terlalu berkompromi dengan lidah yang doyan manis, sehingga kehilangan esensi segar froyo yang seharusnya. Sour Sally, dengan keasamannya yang kuat namun clean, selalu bisa mempertahankan keseimbangan rasa sempurna, menjadikannya base yang ideal untuk berbagai topping rich dan manis. Lokasi booth mereka di Citraland juga strategis, selalu terlihat bersih, dan pelayanannya cepat dan efisien, hal yang sangat penting buat kita yang cuma punya waktu sebentar untuk break di sela-sela kepadatan jadwal. Desain booth dengan warna hitam dan hijau neon yang cerah itu juga secara visual sudah mengundang kita untuk segera mendapatkan kesegaran.

Momen penentuan topping adalah bagian paling seru dan paling challenging. Ini adalah tahap di mana aku bisa sedikit melampiaskan kreativitas marketing yang terpendam, yaitu mix and match rasa. Kali ini, aku memutuskan untuk melakukan eksperimen yang berani, sebuah kombo dessert yang berfokus pada tekstur crunchy, elemen gooey, dan rasa caramelized yang mewah, sengaja menjauh dari pilihan buah-buahan yang biasa. Aku memilih Frozen Yogurt Black Sakura sebagai base yang asam segar. Untuk topping, aku memilih tiga serangkai penyelamat mood yang nggak main-main: Cookie Dough Sauce sebagai elemen gooey dan kental, Choco Nougat untuk crunchy yang konsisten, dan remahan Biscoff sebagai topping premium yang memberikan hint rempah hangat yang unik. Pilihan ini aku ambil karena aku sedang butuh comfort yang maksimal. Aku nggak mau froyo yang light, aku mau froyo yang padat nutrisi kebahagiaan—kombo ini janji akan memberikan tekstur dan flavor profile yang kompleks.

Saat cup Sour Sally-ku tiba di tanganku, aku langsung mengambil handphone untuk mengabadikannya (tentu saja!). Secara visual, ini sudah janji kenikmatan. Froyo hitam pekat yang menjulang tinggi di dalam cup yang simple tapi eye-catching disiram dengan Cookie Dough Sauce cokelat muda yang kental dan mengkilap, lalu dihiasi topping kering yang berlimpah. Warna kontras dan tekstur yang berlapis-lapis itu sudah sangat menggugah selera. Aku langsung mengambil sendokan pertama, memastikan ada semua elemen di sendokku. Rasa asam tangy dari Black Sakura langsung nyess di tenggorokan—sensasi dingin dan segar yang shocking namun pleasant. Keasaman itu segera dinetralisir dengan kelembutan yang kaya dari Cookie Dough Sauce. Jujur, sauce ini adalah pahlawan tanpa tanda jasa di cup ini, bahkan bisa dibilang ini adalah game changer Sour Sally bagiku. Kekentalannya itu luar biasa, nggak encer sama sekali seperti sirup, dan rasanya benar-benar seperti adonan cookie mentah yang safe-to-eat dengan rasa butter, vanilla, dan brown sugar yang kuat. Sauce ini berfungsi sebagai jembatan yang sempurna, melapisi froyo yang dingin dan asam dengan rasa manis creamy yang hangat, menciptakan harmoni rasa yang sangat memanjakan lidah dan memberikan body pada froyo secara keseluruhan.

Kemudian, datanglah crunch yang sangat aku tunggu-tunggu. Topping Choco Nougat memberikan tekstur yang renyah dan konsisten. Butiran nougat kecil yang dilapisi cokelat ini memberikan ledakan kegaringan yang pas dan nggak terlalu keras, membuat proses mengunyah jadi seru dan nggak monoton. Rasa cokelatnya deep dan tidak terlalu manis, berhasil menyeimbangkan kemanisan intens dari Cookie Dough Sauce. Sementara itu, Biscoff remahan membawa experience ke level premium. Remahan biskuit Biscoff yang caramelized dengan aroma cinnamon dan rempah yang kuat itu memberikan sentuhan rasa yang warm dan unik. Teksturnya yang crumbly dan rasanya yang manis spicy (warm spicy) sangat berpadu apik dengan asamnya froyo dan gooey-nya sauce. Komposisi ini adalah perpaduan manis-asam-gurih-hangat yang super kompleks, tapi sangat seimbang. Asamnya froyo dinetralisir oleh manisnya Cookie Dough Sauce dan Biscoff, sementara Nougat memberikan tekstur yang membuat mulut sibuk dan happy. Aku berani bilang, kombo ini adalah kombo penghilang stress level maksimal dan layak disebut masterpiece di antara semua menu mix and match yang pernah aku coba. Rasanya jauh lebih kaya dan menarik dibanding es krim yang manisnya cenderung one-note atau gelato yang rasanya flat.

Aku duduk sebentar di area sekitar booth yang nggak terlalu ramai, menikmati setiap suap tanpa tergesa-gesa. Aku membiarkan diriku fokus pada sensasi dingin dan rasa kompleks ini, menjauhkan pikiran dari tenggat waktu tugas Hukum Dagang yang harus dikumpulkan besok atau e-mail dari ketua organisasi yang menanyakan perkembangan acara. Ini adalah momen self-reward yang worth the value. Harga yang dikeluarkan sebanding dengan kualitas froyo yang nggak mudah meleleh dan topping premium yang dipilih. Suasana Mall Citraland yang terang, ramai namun teratur, memberikan latar belakang yang pas untuk momen healing singkat ini; jauh lebih nyaman dibanding harus terjebak di keramaian mall yang super besar. Setelah cup habis tak bersisa, aku merasa energi untuk balik ngampus atau melanjutkan sesi belajar di rumah sudah terisi penuh lagi. Mood kembali naik, dan aku merasa siap lagi untuk menghadapi sisa hari dengan semangat yang terbaharui. Frozen yogurt Sour Sally berhasil menjadi tombol reset yang sangat efektif. Kombo Cookie Dough Sauce, Choco Nougat, dan Biscoff ini adalah penemuan terbaikku di Sour Sally tahun ini, membuktikan bahwa dessert itu bukan sekadar makanan penutup, tapi investasi mood yang sangat penting untuk kesehatan mental mahasiswa. Kalau kalian juga lagi butuh mood booster instan, apalagi yang lagi kuliah di sekitar Grogol kayak aku di UNTAR, buruan deh cobain Sour Sally di Citraland dengan kombo ajaib ini! Atau, kalian punya kombo andalan lain? Share di kolom komentar ya! Siapa tahu aku jadi punya ide buat eksperimen topping selanjutnya!


WRITTEN BY EVELYNE FELICIA PUTRI

Comments

Popular posts from this blog

Menemukan Kesegaran Manis di Tengah Kesibukan Kampus: Cerita Camilan Seru di Momoyo Creative Hub UNTAR 2

Tiramisu Scarlett’s House: Dessert Hidden Gem di Blok-M

Ketika Matcha Bertemu Magic: Review Santai di Chapter PIK