Creamy Choco Pudding: Hadiah Kecil buat Hari yang Padat

Begitu kelas selesai sekitar jam makan siang, rasanya badan langsung minta istirahat. Hari ini aku keluar kelas dengan kepala yang masih penuh catatan materi, tapi perut dan pikiran justru lagi mencari sesuatu yang manis—yang bisa bikin mood balik lagi. Begitu sampai di lantai bawah Universitas Tarumanagara 2, aku langsung kepikiran buat mampir ke FamilyMart. Niat awal cuma mau cari minuman dingin, tapi entah kenapa langkahku otomatis berhenti di depan rak dessert. Dari sekian banyak pilihan, mataku langsung tertuju pada cup Creamy Choco Pudding yang kelihatannya lembut dan manis. Tanpa mikir panjang, tanganku langsung ambil cup itu sambil berharap rasanya bakal se-worth-it kelihatannya.

Creamy Choco Puding
 

Waktu akhirnya aku duduk dan membuka cup itu, sendok pertama langsung menyentuh lapisan cokelat lembut yang bikin aku berhenti sebentar. Teksturnya creamy, warnanya pekat, dan topping kacangnya bikin tampilannya lebih menggoda. Momen itu—suapan pertama setelah seharian kelas—rasanya kayak hadiah kecil buat diri sendiri.




Sebelumnya, aku sempat berdiri di depan FamilyMart sambil liatin pintu kacanya. Tempat itu sudah kayak ‘zona recovery’ buat mahasiswa Untar 2 yang butuh refreshing cepat. Lampu hijau-birunya yang familiar selalu bikin suasana terasa sedikit lebih nyaman. Dari luar aku bisa lihat mahasiswa lain yang lagi sibuk pilih makanan, beli kopi, atau sekadar ngadem sambil scroll HP. Aku pun akhirnya masuk dengan satu tujuan sederhana: cari sesuatu yang bisa bikin mood balik.




Begitu pudingnya dimakan, rasanya benar-benar bikin rileks. Cokelatnya nggak terlalu manis, lembut banget, dan topping kacangnya ngasih sedikit crunch yang pas. Aku makan pelan-pelan sambil lihat orang lewat–ada yang buru-buru ke kelas, ada yang santai jalan sambil ngobrol. Kampus sore itu terasa hidup tapi tetap tenang, dan aku cuma pengen menikmati momen kecil di tengah hari yang cukup padat.

Sambil makan, aku sempat kepikiran lucunya: cuma dessert kecil begini aja bisa ngerubah mood satu hari penuh. Apalagi kalau habis kelas yang lumayan bikin otak panas. Kadang kita cuma butuh treat sederhana biar hidup kerasa lebih ringan. Setiap suapannya terasa kayak mini-vacation yang cuma berlangsung lima detik, tapi cukup buat bikin hati lebih adem.

Aku duduk lumayan lama sambil ngabisin puding itu, lebih karena nggak mau momen santainya cepat selesai. Dari tempat dudukku, aku bisa lihat pintu FamilyMart yang tadi kulewati. Rasanya lucu gimana keputusan kecil—ambil puding di rak—bisa bikin hari terasa jauh lebih baik. Setelah habis, aku buang cup-nya dan berdiri pelan sambil ngerasa mood jauh lebih stabil. Siang itu tetap biasa, kelas tetap padat, tapi dessert kecil itu cukup untuk bikin semuanya lebih menyenangkan.

Kadang, hal-hal sederhana seperti mampir ke convenience store habis kelas justru jadi highlight sehari penuh. Duduk sebentar, makan dessert manis, dan kasih diri sendiri waktu buat bernapas. FamilyMart di Untar 2 mungkin terlihat biasa buat banyak orang, tapi hari ini, buatku, tempat itu jadi oase kecil. Dan oase itu datang dalam bentuk Creamy Choco Pudding dingin yang bikin aku senyum sendiri tanpa alasan.


BY : Michael Jauwry

Comments

Popular posts from this blog

Menemukan Kesegaran Manis di Tengah Kesibukan Kampus: Cerita Camilan Seru di Momoyo Creative Hub UNTAR 2

Tiramisu Scarlett’s House: Dessert Hidden Gem di Blok-M

Ketika Matcha Bertemu Magic: Review Santai di Chapter PIK