🍪Blue Monster Sundae: Sensasi Lumer dari Dough Lab yang Bikin Nagih!

 🍪Blue Monster Sundae: Sensasi Lumer dari Dough Lab yang Bikin Nagih!


By: Nareswari Marva

Monster Sundae

Pernah nggak sih tiba-tiba kepikiran pengin sesuatu yang manis, bukan karena lapar, tapi cuma pengin bikin mood balik lagi? 🍪✨ Nah, siang itu di sela jam kuliah, aku mutusin buat cari sesuatu yang bisa jadi little sweet escape, Daripada duduk lama di kampus, aku memutuskan untuk jalan sebentar ke Central Park Mall tempat yang selalu punya cara untuk bikin mood balik lagi. Di antara deretan toko dan kafe yang sudah akrab, mataku langsung tertuju pada satu tempat yang aromanya nggak pernah gagal bikin penasaran yaitu Dough Lab.

Dough Lab ini memang sudah terkenal di kalangan pencinta dessert, apalagi buat mereka yang suka cookies tebal dan chewy. Tapi kali ini, yang bikin aku mampir bukan cuma cookies klasik mereka. Aku tertarik sama satu menu unik yang langsung mencuri perhatian yaitu Sundae Monster dessert dengan warna biru tua yang mencolok dan topping es krim vanilla yang creamy di atasnya. 

Begitu masuk ke outletnya, suasananya langsung terasa modern tapi nyaman. Nuansa warna abu-abu dengan lantai bermotif heksagonal putih bikin tempatnya terlihat bersih dan stylish. Area dine in nya juga luas dan rapi, cocok buat duduk santai sambil ngopi atau sekadar menikmati dessert sendirian.


Counter displaynya penuh dengan varian cookies yang berwarna-warni dari yang klasik cokelat sampai yang merah cerah dan biru pekat. Semua ditata cantik di balik kaca bening yang bikin mata lapar duluan. Staffnya ramah dan cepat tanggap, langsung menyapa dan menanyakan mau pesan apa. Tanpa ragu aku langsung bilang, “Mau coba Sundae Monsternya dong kak.”

Beberapa menit kemudian, pesanan datang di atas piring besi kecil berwarna hitam. Begitu disajikan, aku langsung terpesona. Warnanya luar biasa mencolok, dengan cookie berwarna biru tua pekat dan satu scoop es krim vanilla di atasnya, plus taburan bubuk biru halus di bagian atas. Dessert ini punya daya tarik yang langsung bikin siapa pun ingin mencicipinya.

Aroma manis dari cookienya mulai naik pelan-pelan, ada wangi butter dan sedikit caramelized sugar yang bikin perut langsung bereaksi. Es krim vanillanya juga terlihat lembut dan creamy, mulai sedikit mencair di pinggiran cookie karena panasnya loyang. Kontras antara biru dan putihnya bener-bener bikin tampilannya estetik dan Instagramable banget.

Begitu sendok pertama masuk, sensasinya luar biasa. Cookienya masih hangat dan empuk banget nggak keras seperti cookies biasa. Teksturnya mirip molten cake, tapi dengan aroma khas adonan Dough Lab yang buttery dan manisnya pas. Lapisan luarnya sedikit renyah, tetapi bagian dalamnya terdapat adonan yang lembut dan terdapat coklat yang lumer begitu terkena panas. menurut aku ini bisa di sebut juga sebagai soft cookies, karena dalamnya sangat lembut dan lumer banget. Ketika es krim vanillanya mulai meleleh dan bercampur dengan potongan cookie biru itu, rasanya jadi kombinasi sempurna antara hangat, dingin, manis, creamy dan lembut tapi tetap ada teksturnya. Setiap suapan rasanya kayak pelukan kecil di mulut comforting dan bikin tenang di tengah hari yang sibuk. Yang menarik, meskipun warnanya biru banget, rasanya nggak aneh sama sekali. Nggak ada rasa pewarna yang menyengat atau aftertaste pahit. Justru, rasanya tetap “cookies banget” manis, sedikit gurih dari butter, dan aroma panggang yang khas.

Jujur, awalnya aku kira dessert ini cuma menang di tampilannya aja. Tapi ternyata, Dough Lab berhasil bikin menu ini punya rasa yang benar-benar enak dan memorable. Warna biru mungkin jadi daya tarik visualnya, tapi tekstur dan rasa yang lembut bikin dessert ini punya soul tersendiri. 

Setiap suapan bener-bener bikin pengen lanjut lagi tanpa berhenti. Es krimnya juga nggak terlalu manis, menurut aku rasanya agak sedikit plain tetapi tetap terasa vanillanya jadi nggak bikin eneg walaupun dipadukan sama cookie hangat. Aku suka banget sensasi pas sendok nyatuin dua lapisan itu lembutnya cookie dan dinginnya es krim yang langsung lumer bareng.

Dough Lab
Sambil menikmati dessert itu, aku duduk di salah satu sudut ruangan Dough Lab yang tenang. Di luar, orang-orang lalu lalang, tapi di dalam suasananya adem dan nyaman. Cahaya alami dari atap kaca Central Park juga bikin vibenya enak banget buat santai. Dessert ini pas banget dinikmati di siang hari. Setelah paginya dipenuhi tugas dan dosen yang tiada henti, rasanya manis dari Sundae Monster ini seperti bentuk reward kecil buat diri sendiri. Kadang hal sederhana seperti ini yang bisa bikin semangat balik lagi buat lanjutin kegiatan.

Selain rasanya yang enak, jujur dessert ini fotogenik banget. Warna biru tua dari cookienya kontras sempurna dengan es krim putih di atasnya dan latar meja terrazzo Dough Lab yang modern. Begitu difoto dari atas, tampilannya langsung estetik dan cocok buat konten Instagram atau blog. Aku sempat foto beberapa angle dan semua hasilnya terlihat bagus tanpa perlu edit banyak. Jadi kalau kalian tipe yang suka ngonten dessert, menu ini jelas wajib banget untuk dicoba.

Dough Lab sendiri dikenal sebagai brand yang menghadirkan cookies dan dessert dengan bahan berkualitas dan tampilan modern. Mereka punya banyak varian cookies unik dari yang klasik sampai yang kreatif seperti Cokelat, Red Velvet, dan tentu saja si Blue Monster ini. Outlet di Central Park juga termasuk salah satu yang paling nyaman, dengan desain interior yang kekinian tapi tetap cozy. Pelayanannya cepat, suasananya tenang, dan kualitas produk selalu konsisten. Nggak heran kalau banyak pengunjung yang datang bukan cuma buat beli cookies, tapi juga buat nongkrong atau kerja santai. Nah enaknya karena aku datang kesana bukan hari libur jadi tempatnya sepi dan tidak ramai, jadi nyaman untuk duduk-duduk lama sambil ngerjain tugas.

Setelah menghabiskan satu porsi Sundae Monster, aku bisa bilang kalau ini salah satu dessert terbaik yang pernah aku coba dari Dough Lab. Nggak cuma cantik di mata, tapi juga memanjakan lidah. Paduan cookie biru hangat dan es krim vanillanya berhasil bikin keseimbangan rasa yang sempurna.

Buat aku, momen sederhana di siang hari itu jadi salah satu hal kecil yang bikin hari terasa lebih ringan. Kadang, kebahagiaan memang sesederhana menikmati seporsi dessert enak di sela kesibukan kuliah. Dan kalau kalian lagi cari alasan buat manis-manisin hari, percayalah Sundae Monster dari Dough Lab bisa jadi jawabannya.

Jujur, menu Sundae Monster dari Dough Lab ini tuh definisi manis yang nggak ngebosenin. Perpaduan antara cookie hangat dan es krim lembutnya bikin momen santai di tengah hari jadi lebih berasa “me time”. Buat kalian yang sering nongkrong di Central Park atau sekadar nyari tempat ngopi cantik sambil ngemil dessert lucu, Dough Lab ini wajib banget kamu cobain. Suasananya cozy, makanannya juga nggak pernah gagal.

Kalau kalian lagi di sekitaran mall atau butuh sweet break di sela kuliah atau kerja, coba deh mampir ke Dough Lab dan nikmatin dessertnya langsung siapa tahu nanti kalian malah nemu menu favorit baru.

Ngomong-ngomong, Kalian sendiri lebih suka cookie yang lembut dan chewy kayak gini, atau tim cookie yang agak keras dan renyah? 
Atau ada dessert lain yang menurut kamu wajib banget aku coba dan review selanjutnya? 👀





Comments

  1. Dough lab emang paling juara si yang rasanya manis dan asinnya pas

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. STUJUUU PAKEE BANGETTT!!!! doughlab emangg juaranya kloo cookiesss 💗 akk stiap bm cookies pasti langsungg kepokiran dough labb, rasa di dough lab jugaa banyakk + ak suka banget sih sama rasa rasa stiap cookiees dough lab!!💗💗

    ReplyDelete
  4. Wah, Blue Monster Sundae ini keren banget tampilannya! Warna birunya unik ya — bikin pengin langsung nyobain 😍

    ReplyDelete
  5. Es sundae seperti ini cocok banget buat sharing sama teman. Porsinya gede ya?

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Menemukan Kesegaran Manis di Tengah Kesibukan Kampus: Cerita Camilan Seru di Momoyo Creative Hub UNTAR 2

Tiramisu Scarlett’s House: Dessert Hidden Gem di Blok-M

Ketika Matcha Bertemu Magic: Review Santai di Chapter PIK